
Tb Ace Hasan Syadzily, M.Si. Lahir di Pandeglang, 19 September 1976. Dibesarkan dilingkungan pesantren di Pandeglang Banten. Ayah, KH. Tb. Rafei Ali dan ibu, Umi Hj. St Sutihat Ms (alm) menggembleng dengan didikan yang kental santri. Melanjutkan pendidikan menengah di pesantren Cipasung Tasikmalaya dan Pesatren Krapyak Yogyakarta. Melanjutkan perguruan tinggi di IAIN (skrg UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dengan mengambil studi Sastra Arab. Di bangku kuliah ini, saya ditempa dan dididik sebagai aktivis. pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fak. Adab tahun 1996-1997 dan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Jakarta pada tahun 1999-2000.
Terlibat aktif sebagai aktivis 1998. Di ekstra kampus aktif sebagai Ketua HMI bidang PTKP cabang Ciputat. Secara intelektual banyak bergulat di Forum Mahasiswa Ciputat (FORMACI), forum studi yang dibina oleh Saiful Mujani, Ihsan Ali Fauzidan lain-lain. Saya bersama Ray Rangkuti, Anick mendirikan Lingkar-Studi Aksi untuk Demokrasi Indonesia (LSADI). Kemudian melanjutkan studi pascasarjana di FISIP Universitas Indonesia pada jurusan antropologi. Lulus dari IAIN Jakarta, diberikan mandat oleh para pemikir dan aktivis sosial di Ciputat untuk memegang kendali lembaga riset dan penguatan masyarakat, INCIS (Indonesian Institute for Civil Society) sebagai sekretaris eksekutif (1999-2001), Direktur Eksekutif (2001-2006) dan Ketua Yayasan INCIS (2006- sekarang). Pernah mengikuti Youth Islamic Leader Program di Ohio University, USA, tahun 2004.
Dari tahun 2004 terlibat aktif di Partai GOLKAR sebagai staf khusus Ketua bidang hubungan luar negeri & Pertahanan Keamanan yang juga Ketua Korwil VI Jabar Banten DPP Partai GOLKAR, H. Agus Gumiwang Kartasasmita. Tahun 2006, paska pilkada provinsi Banten, Saya diangkat menjadi Pengurus DPP Partai GOLKAR bidang Keagamaan sekaligus Koordinator Wilayah Jabar Banten DPP Partai GOLKAR.
Selain itu mengajar di Fak. Tarbiyah dan Keguruan serta Fak. Dakwah dan komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta sebagai dosen tidak tetap sejak tahun 2002. Disamping itu, sesekali menulis dan mengedit beberapa buku. Buku yang telah diterbitkan, Arifin Ilham: Dai kota Penabur Kedamaian Jiwa (Hikmah-Kelompok Mizan), Jakarta 2004. Buku ini menyorot model urban sufisme dan model keberagamaan masyarakat kota. Bersama Burhanuddin mengedit hasil riset INCIS tentang "Demokrasi dan Civil Society: Partisipasi Sosial Politik Warga Jakarta". Kemudian mengedit juga buku "Keniscayaan Globalisasi dan Nasib Society".
Di sela-sela kesibukan, menyempatkan diri membina Perguruan Islam Annizhomiyyah yang mengelola lembaga pendidikan formal dari TK hingga perguruan tinggi dan Pondok Pesantren. Saya tinggal di Komplek Gria Jakarta Blok B 7/3 Pamulang Tangerang, bersama istri tercinta, Rita Fitria dan dua buah hati Cerah Unggun Nireya dan Pancar Cahaya Tajally..