Minggu, 31 Agustus 2008

Ciptakan Budaya Islam

Oleh : Aang Jalaludin

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, santri pondok pesantren Annizhomiyyah mengadakan jalan santai dengan rute kurang lebih tiga km.
Hal ini patut menjadi sejarah di seluruh Dunia, karena seumur saya hidup di Dunia ini, baru kali ini saya ikut pawai dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Biarpun jumlah kami tidak begitu banyak, kami tetap semangat. Dangan tabuhan kentongan tetrbuat dari bambu, serta di barengi bacaan Sholawat Badhar yang serempak. Masarakat pun tertarik dengan aksi kami sehingga yang berada di dalam Rumah pun keluar Rumah untuk melihat kami. Karena jalan yang kami lalui cukup di padati kendaraan yang habis munggahan ( kegiatan yang menjadi budaya oleh sebagian Musalim yaitu makan bareng keluarga atau teman-teman) tidaqk sedikit diantara pengendara yang mengacungkan Jempol kepada kami. Karena kami berjalan terlalu sore sehingga kami kejebak magrib di perjalanan dan kami pulang pada saat hari sudah larut malam.
Saya berharap penyambutan Ramadhan dengan cara seperti ini agar menjadi kebudayaan umat Isalam karena muslim di indonesia terbalik. Coba kita lihat pada saat penyambutan tahun baru masehi hampir separuh Muslim Indonesia sibuk merancang acara.